Peranan Tanaman Herbal

Tanaman herbal memiliki peranan penting dalam pengobatan masa kini.

Tanaman Herbal Jahe

Tanaman herbal jahe memiliki manfaat efektif bagi kesehtan manusia.

Produk Herbal Ace Maxs

Mampu mengobati berbagai macam penyakit degeneratif bahkan yang sudah kronis. Aman dikonsumsi tidak menimbulkan efek samping negatif terhadap kesehatan tubuh.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label diabetes mellitus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label diabetes mellitus. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Februari 2013

Obat Herbal Diabetes Efektif

IT Herbal sumber informasi kesehatan dan Pusat Penjualan Produk Herbal Alami

Anda menderita penyakit dibates ? Sudah melakukan banyak cara pengobatan akan tetapi tidak menumukan hasil yang efektif atau bahkan menimbulkan dampak negatif setelah melakukan pengobatan ? Jangan putus asa telah hadir bagi Anda penderita penyakit diabetes ekstrak herbal alami pilihan tepat sebagai Obat Herbal Diabetes Efektif kombinasi ekstrak herbal manggis dan daun sirsak pada Produk Kesehatan Ace Maxs terbukti secara nyata dapat mengobati penyakit diabetes.

Obat Herbal Diabetes Efektif - Ace Maxs merupakan produk kesehatan yang menggunakan ekstrak herbal alami kombinasi manggis dan daun sirsak yang khasiat dan keampuhannya sudah terbukti nyata dalam mengobati berbagai macam penyakit terutama sebagai Obat herbal Diabetes Efektif.

Produk Kesehatan Obat Herbal Ekstrak Kulit manggis dan daun Sirsak ACE-MAX’S selain aman dan alami juga telah mendapatkan ijin dari Badan POM RI DEPKES RI P-IRT No.113317506253, Jadi Legalitasnya sudah jelas.

Alasan Ilmiah Mengapa Ace Maxs sanga Efektif sebagai Obat Herbal Diabetes

Obat Herbal Diabetes Efektif - Produk kesehatan Ace Maxs, Ekstrak herbal alami pada Produk Ace Maxs yaitu ekstrak manggis dikombinasikan dengan ekstrak daun sirsak, perpaduan Kulit Manggis dan Daun Sirsak, Khasiat Kulit manggis dalam obat alami diabetes melitus telah teruji dan terbukti dapat menurunkan kadar gula dalam tubuh. Menurut Dr Templeman zat xanthones (antioksidan yang ditemukan dipericarp dari manggis) bertindak untuk mengurangi resistensi insulin, yang rusak dalam diabetes tipe 2. Selain itu, Jerman memperlakukan neuropati perifer dengan antioksidan, dan semua menuju untuk komplikasi penderita diabetes akibat kerusakan radikal bebas. Hasil menunjukan bahwa antioksidan yang tinggi bermanfaat dalam meningkatkan sistem kekebalan dan menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Hasil Testimoni Kisah Nyata Kesembuhan Penderita Penyakit Diabetes dapat di Sembuhkan dengan Menggunakan produk Kesehatan Ace Maxs.

Nama   : Basya Arifin Cahyo
Umur    : 42 tahun
Asal      : Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan
Profesi  : Pegawai Swasta

Penyakit : Diabetes Melitus Sudah 3 tahun saya sakit diabetes melitus, dan sudah minum obat dokter untuk mengobati penyakit ini sejak pertama jatuh sakit. Saya juga tetap menjaga pola makan dan berolah raga. Memang diabetesnya belum terlalu kronis tetapi kalau tidak dijaga maka sangat berbahaya untuk kesehatan saya. Dan sekarang saya kombinasikan antara obat dokter dengan ACE MAX’S. Saya minum obat dokter dulu, selang dua jam kemudian baru saya minum ACE MAX’S. Baru habis 3 botol ACE MAX’S saya sudah merasakan khasiatnya, badan terasa vit, rasa kantuk hilang, rasa haus terus menerus juga hilang, masuk botol ke-6 obat-obatan dokter perlahan-lahan saya kurangi frekuensi minumnya. Kini saya sudah minum 10 botol ACE MAX’S dan diabetes normal. Untuk menjaga, saytetap minum sehari 2 kali 35 ml dan perbanyak minum air putih.

Itulah manfaat dari ekstrak herbal alami Manggis dan Daun Sirsak pada Produk Kesehatan Ace Maxs terbukti sangat efektif sebagai Obat Herbal Diabetes Mellitus. Coba sekarang Juga atasi Diabetes Secara Efektif Ace Maxs solusinya,.. !!!!
Cara Pemesanan dan Daftar Harga Produk Ace Maxs
Demikian Cara Cepat Mengobati Penyakit Diabetes dengan Obat Herbal Diabetes Efektif yang aman dan ampuh serta tidak menimbulkan efek samping negatif terhadap tubuh, Semoga informasi ini dapat membantu dan meringankan beban dari para penderita penyakit Diabetes, Tetapi janganlah lupa untuk terus berdo’a kepada Tuhan agar memperoleh kesembuhan Ace Maxs hanyalah sebagai perantara penyembuh, Kesembuhan sebenarnya hanyalah kuasa dari Tuhan.

Selasa, 15 Januari 2013

Informasi Penyakit Diabetes Mellitus

Pada kesempatan ini IT Herbal akan memberikan Informasi Penyakit Diabetes Mellitus. Jenis penyakit yang satu ini tentunya Anda sudah pasti mengenailnya.


Klasifikasi Penyakit Diabetes Mellitus

Diabetes mellitus tipe 1

Diabetes mellitus tipe 1, diabetes anak-anak (bahasa Inggris: childhood-onset diabetes, juvenile diabetes, insulin-dependent diabetes mellitus, IDDM) adalah diabetes yang terjadi karena berkurangnya rasio insulin dalam sirkulasi darah akibat hilangnya sel beta penghasil insulin pada pulau-pulau Langerhans pankreas. IDDM dapat diderita oleh anak-anak maupun orang dewasa.

Sampai saat ini IDDM tidak dapat dicegah dan tidak dapat disembuhkan, bahkan dengan diet maupun olah raga. Kebanyakan penderita diabetes tipe 1 memiliki kesehatan dan berat badan yang baik saat penyakit ini mulai dideritanya. Selain itu, sensitivitas maupun respons tubuh terhadap insulin umumnya normal pada penderita diabetes tipe ini, terutama pada tahap awal.

Penyebab terbanyak dari kehilangan sel beta pada diabetes tipe 1 adalah kesalahan reaksi autoimunitas yang menghancurkan sel beta pankreas. Reaksi autoimunitas tersebut dapat dipicu oleh adanya infeksi pada tubuh.

Saat ini, diabetes tipe 1 hanya dapat diobati dengan menggunakan insulin, dengan pengawasan yang teliti terhadap tingkat glukosa darah melalui alat monitor pengujian darah. Pengobatan dasar diabetes tipe 1, bahkan untuk tahap paling awal sekalipun, adalah penggantian insulin. Tanpa insulin, ketosis dan diabetic ketoacidosis bisa menyebabkan koma bahkan bisa mengakibatkan kematian. Penekanan juga diberikan pada penyesuaian gaya hidup (diet dan olahraga). Terlepas dari pemberian injeksi pada umumnya, juga dimungkinkan pemberian insulin melalui pump, yang memungkinkan untuk pemberian masukan insulin 24 jam sehari pada tingkat dosis yang telah ditentukan, juga dimungkinkan pemberian dosis (a bolus) dari insulin yang dibutuhkan pada saat makan. Serta dimungkinkan juga untuk pemberian masukan insulin melalui "inhaled powder".

Perawatan diabetes tipe 1 harus berlanjut terus. Perawatan tidak akan memengaruhi aktivitas-aktivitas normal apabila kesadaran yang cukup, perawatan yang tepat, dan kedisiplinan dalam pemeriksaan dan pengobatan dijalankan. Tingkat Glukosa rata-rata untuk pasien diabetes tipe 1 harus sedekat mungkin ke angka normal (80-120 mg/dl, 4-6 mmol/l).Beberapa dokter menyarankan sampai ke 140-150 mg/dl (7-7.5 mmol/l) untuk mereka yang bermasalah dengan angka yang lebih rendah, seperti "frequent hypoglycemic events". Angka di atas 200 mg/dl (10 mmol/l) seringkali diikuti dengan rasa tidak nyaman dan buang air kecil yang terlalu sering sehingga menyebabkan dehidrasi. Angka di atas 300 mg/dl (15 mmol/l) biasanya membutuhkan perawatan secepatnya dan dapat mengarah ke ketoasidosis. Tingkat glukosa darah yang rendah, yang disebut hipoglisemia, dapat menyebabkan kehilangan kesadaran.

Diabetes mellitus tipe 2

Diabetes mellitus tipe 2 (bahasa Inggris: adult-onset diabetes, obesity-related diabetes, non-insulin-dependent diabetes mellitus, NIDDM) merupakan tipe diabetes mellitus yang terjadi bukan disebabkan oleh rasio insulin di dalam sirkulasi darah, melainkan merupakan kelainan metabolisme yang disebabkan oleh mutasi pada banyak gen, termasuk yang mengekspresikan disfungsi sel β, gangguan sekresi hormon insulin, resistansi sel terhadap insulin[7] yang disebabkan oleh disfungsi GLUT10[8] dengan kofaktor hormon resistin yang menyebabkan sel jaringan, terutama pada hati menjadi kurang peka terhadap insulin[9] serta RBP4 yang menekan penyerapan glukosa oleh otot lurik namun meningkatkan sekresi gula darah oleh hati.[9] Mutasi gen tersebut sering terjadi pada kromosom 19 yang merupakan kromosom terpadat yang ditemukan pada manusia.

Pada NIDDM ditemukan ekspresi SGLT1 yang tinggi,rasio RBP4 dan hormon resistin yang tinggi,peningkatan laju metabolisme glikogenolisis dan glukoneogenesis pada hati, penurunan laju reaksi oksidasi dan peningkatan laju reaksi esterifikasi pada hati.

NIDDM juga dapat disebabkan oleh dislipidemia, lipodistrofi,dan sindrom resistansi insulin.

Pada tahap awal kelainan yang muncul adalah berkurangnya sensitifitas terhadap insulin, yang ditandai dengan meningkatnya kadar insulin di dalam darah.[rujukan?] Hiperglisemia dapat diatasi dengan obat anti diabetes yang dapat meningkatkan sensitifitas terhadap insulin atau mengurangi produksi glukosa dari hepar, namun semakin parah penyakit, sekresi insulin pun semakin berkurang, dan terapi dengan insulin kadang dibutuhkan.[rujukan?] Ada beberapa teori yang menyebutkan penyebab pasti dan mekanisme terjadinya resistensi ini, namun obesitas sentral diketahui sebagai faktor predisposisi terjadinya resistensi terhadap insulin, dalam kaitan dengan pengeluaran dari adipokines ( nya suatu kelompok hormon) itu merusak toleransi glukosa.[rujukan?] Obesitas ditemukan di kira-kira 90% dari pasien dunia dikembangkan diagnosis dengan jenis 2 kencing manis. Faktor lain meliputi mengeram dan sejarah keluarga, walaupun di dekade yang terakhir telah terus meningkat mulai untuk memengaruhi anak remaja dan anak-anak.

Diabetes tipe 2 dapat terjadi tanpa ada gejala sebelum hasil diagnosis. Diabetes tipe 2 biasanya, awalnya, diobati dengan cara perubahan aktivitas fisik (olahraga), diet (umumnya pengurangan asupan karbohidrat), dan lewat pengurangan berat badan. Ini dapat memugar kembali kepekaan hormon insulin, bahkan ketika kerugian berat/beban adalah rendah hati,, sebagai contoh, di sekitar 5 kg ( 10 sampai 15 lb), paling terutama ketika itu ada di deposito abdominal yang gemuk. Langkah yang berikutnya, jika perlu,, perawatan dengan lisan [[ antidiabetic drugs. [Sebagai/Ketika/Sebab] produksi hormon insulin adalah pengobatan pada awalnya tak terhalang, lisan ( sering yang digunakan di kombinasi) kaleng tetap digunakan untuk meningkatkan produksi hormon insulin ( e.g., sulfonylureas) dan mengatur pelepasan/release yang tidak sesuai tentang glukosa oleh hati ( dan menipis pembalasan hormon insulin sampai taraf tertentu ( e.g., metformin), dan pada hakekatnya menipis pembalasan hormon insulin ( e.g., thiazolidinediones). Jika ini gagal, ilmu pengobatan hormon insulin akan jadilah diperlukan untuk memelihara normal atau dekat tingkatan glukosa yang normal. Suatu cara hidup yang tertib tentang cek glukosa darah direkomendasikan dalam banyak kasus, paling terutama sekali dan perlu ketika mengambil kebanyakan pengobatan.

Sebuah zat penghambat dipeptidyl peptidase 4 yang disebut sitagliptin, baru-baru ini diperkenankan untuk digunakan sebagai pengobatan diabetes mellitus tipe 2.Seperti zat penghambat dipeptidyl peptidase 4 yang lain, sitagliptin akan membuka peluang bagi perkembangan sel tumor maupun kanker.

Sebuah fenotipe sangat khas ditunjukkan oleh NIDDM pada manusia adalah defisiensi metabolisme oksidatif di dalam mitokondria pada otot lurik.Sebaliknya, hormon tri-iodotironina menginduksi biogenesis di dalam mitokondria dan meningkatkan sintesis ATP sintase pada kompleks V, meningkatkan aktivitas sitokrom c oksidase pada kompleks IV, menurunkan spesi oksigen reaktif, menurunkan stres oksidatif,[20] sedang hormon melatonin akan meningkatkan produksi ATP di dalam mitokondria serta meningkatkan aktivitas respiratory chain, terutama pada kompleks I, III dan IV.[21] Bersama dengan insulin, ketiga hormon ini membentuk siklus yang mengatur fosforilasi oksidatif mitokondria di dalam otot lurik.[22] Di sisi lain, metalotionein yang menghambat aktivitas GSK-3beta akan mengurangi risiko defisiensi otot jantung pada penderita diabetes.

Simtoma yang terjadi pada NIDDM dapat berkurang dengan dramatis, diikuti dengan pengurangan berat tubuh, setelah dilakukan bedah bypass usus. Hal ini diketahui sebagai akibat dari peningkatan sekresi hormon inkretin, namun para ahli belum dapat menentukan apakah metoda ini dapat memberikan kesembuhan bagi NIDDM dengan perubahan homeostasis glukosa.

Pada terapi tradisional, flavonoid yang mengandung senyawa hesperidin dan naringin, diketahui menyebabkan:

  • Peningkatan mRNA glukokinase,
  • Peningkatan ekspresi GLUT4 pada hati dan jaringan
  • Peningkatan pencerap gamma proliferator peroksisom
  • Peningkatan rasio plasma hormon insulin, protein C dan leptin
  • Penurunan ekspresi GLUT2 pada hati
  • Penurunan rasio plasma asam lemak dan kadar trigliserida pada hati
  • Penurunan rasio plasma dan kadar kolesterol dalam hati, antara lain dengan menekan 3-hydroxy-3-methylglutaryl-coenzyme reductase, asil-KoA, kolesterol asiltransferase
  • Penurunan oksidasi asam lemak di dalam hati dan aktivitas karnitina palmitoil, antara lain dengan mengurangi sintesis glukosa-6 fosfatase dehidrogenase dan fosfatidat fosfohidrolase
  • Meningkatkan laju lintasan glikolisis dan/atau menurunkan laju lintasan glukoneogenesis
sedang naringin sendiri, menurunkan transkripsi mRNA fosfoenolpiruvat karboksikinase dan glukosa-6 fosfatase di dalam hati.

Hesperidin merupakan senyawa organik yang banyak ditemukan pada buah jenis jeruk, sedang naringin banyak ditemukan pada buah jenis anggur.


Diabetes mellitus tipe 3

Diabetes mellitus gestasional (bahasa Inggris: gestational diabetes, insulin-resistant type 1 diabetes, double diabetes, type 2 diabetes which has progressed to require injected insulin, latent autoimmune diabetes of adults, type 1.5" diabetes, type 3 diabetes, LADA) atau diabetes melitus yang terjadi hanya selama kehamilan dan pulih setelah melahirkan, dengan keterlibatan interleukin-6 dan protein reaktif C pada lintasan patogenesisnya.[29] GDM mungkin dapat merusak kesehatan janin atau ibu, dan sekitar 20–50% dari wanita penderita GDM bertahan hidup.

Diabetes melitus pada kehamilan terjadi di sekitar 2–5% dari semua kehamilan. GDM bersifat temporer dan dapat meningkat maupun menghilang setelah melahirkan. GDM dapat disembuhkan, namun memerlukan pengawasan medis yang cermat selama masa kehamilan.

Meskipun GDM bersifat sementara, bila tidak ditangani dengan baik dapat membahayakan kesehatan janin maupun sang ibu. Resiko yang dapat dialami oleh bayi meliputi makrosomia (berat bayi yang tinggi/diatas normal), penyakit jantung bawaan dan kelainan sistem saraf pusat, dan cacat otot rangka. Peningkatan hormon insulin janin dapat menghambat produksi surfaktan janin dan mengakibatkan sindrom gangguan pernapasan. Hyperbilirubinemia dapat terjadi akibat kerusakan sel darah merah. Pada kasus yang parah, kematian sebelum kelahiran dapat terjadi, paling umum terjadi sebagai akibat dari perfusi plasenta yang buruk karena kerusakan vaskular. Induksi kehamilan dapat diindikasikan dengan menurunnya fungsi plasenta. Operasi sesar dapat akan dilakukan bila ada tanda bahwa janin dalam bahaya atau peningkatan resiko luka yang berhubungan dengan makrosomia, seperti distosia bahu.

Penyebab Penyakit Diabetes Mellitus

Beberapa faktor yang dapat menyebabkan seseorang menderita penyakit diabetes :
  •     Faktor keturunan
  •     Kegemukan / obesitas biasanya terjadi pada usia 40 tahun
  •     Tekanan darah tinggi
  •     Angka Triglycerid (salah satu jenis molekul lemak) yang tinggi
  •     Level kolesterol yang tinggi
  •     Gaya hidup modern yang cenderung mengkonsumsi makanan instan
  •     Merokok dan Stress
  •     Terlalu banyak mengkonsumsi karbohidrat
  •     Kerusakan pada sel pankreas
Gejala Pada Penderita Penyakit Diabetes

Seseorang dikatakan menderita diabetes bila kadar gula dalam darahnya di atas 126 mg/dl (puasa) atau 200 mg/dl (tidak puasa). Namun, kebanyakan gejala diabetes baru terlihat bila gula darah sudah di atas 270 mg/dl. Jangan mengandalkan gejala untuk mengetahui kehadiran diabetes. Satu-satunya cara yang akurat untuk mengetahuinya adalah dengan tes darah dan urin.

Beberapa gejala yang sering terjadi pada penderita diabetes :
  •     Banyak kencing (polyuria) terutama pada malam hari
  •     Gampang Haus dan banyak minum (polydipsia)
  •     Mudah lapar dan banyak makan (polyphagia)
  •     Mudah lelah dan sering mengantuk
  •     Penglihatan kabur
  •     Sering pusing dan mual
  •     Koordinasi gerak anggota tubuh terganggu
  •     Berat badan menurun terus
  •     Sering kesemutan dan gatal-gatal pada tangan dan kaki
  •     Penurunan berat badan
  •     Gangguan penglihatan
  •     Penyembuhan luka yang lama
Itulah informasi mengenai penyakit diabetes mellitus, semoga dapat memberikan tambahan wawasan dan pengtahuai kita, agar dapat menghindari jenis penyakit berbahaya diabetes mellitus ini.